Sabtu, 17 September 2011

Jaringan Komputer, Perangkat Keras Jaringan dan Model Jaringan Client/Server

JARINGAN KOMPUTER
4.1. Pengenalan Jaringan Komputer
Jaringan computer merupakan sekumpulan computer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dalam suatu jaringan komputer, pengguna harus secara eksplisit :
• Masuk atau log in ke sebuah mesin
• Menyampaikan tugas dari jauh
• Memindahkan file-file
• Menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan computer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan komputer adalah untuk :
1. Resource sharing/ berbagi sumber : seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai.
2. High reliability/ kehandalan tinggi : tersedianya sumber-sumber alternative kapanpun diperlukan.
3. Menghemat uang : membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe.
4. Scalability/ skalabilitas : meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
5. Medium komunikasi : memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.
6. Akses informasi luas : dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh.
7. Komunikasi ke orang-orang : digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain.
8. Hiburan interaktif.
Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek : perangkat keras dan perangkat lunak.
1.2. Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer
Ada dua kalsidikasi jaringan computer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi dan jarak.
4.2.1. Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi :
1. Jaringan broadcast
2. Jaringan point-to-point
4.2.2. Jarak
Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran kalsifikasi karena diperlukan teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda. Disini secara terbatas dan sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN dan Internet.
a. LAN
Menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor perusahaan, pabrik atau kampus.
b. MAN
Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.
c. WAN
Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau benua.
d. Internet
Bentuk internet yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.

1.3. Perangkat Lunak : Susunan Protokol Jaringan Komputer
Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer). Tujuan tiap lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya. Masing-masing lapisan memiliki protokol. Protokol adalah aturan suatu “percakapan” yang dapat dilakukan.
Protokol lapisan n pada satu mesin akan berbicara dengan protokol lapisan n pula pada mesin lainnya. Dengan kata lain, komunikasi antar pasangan lapisan N, harus menggunakan protokol yang sama. Himpunan lapisan dan protokol disebut arsitektur protokol. Urutan protokol yang digunakan oleh suatu system, dengan satu protokol per lapisan, disebut stack protocol.
Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan (layer) dengan nama masing-masing. Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masing-masing tugas dari tiap lapisan :
7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file, email, akses suatu computer atau layanan.
6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyandikan informasi. Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.
5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut.
4) Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari host-host di jaringan.
3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan.
2) Data Link Layer : lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical.
1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit lewat kabel.
Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet Protokol). Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet. Berikut penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP :
• Lapisan Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.
• Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-to-end.
• Lapisan Internetwork, focus pada pemilihan jalur (routing) data dari host sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang berbeda dengan menggunakan router.
• Layanan Network Accsess/Data Link, mendefinisikan antarmuka logika antara system dan jaringan.
• Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi, pensinyalan dan skema pengkodean sinyal.

PERANGKAT KERAS JARINGAN
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti : Printer, CDROM, Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk proses transformasi data didalam jaringan.
5.1. File Servers
Sebuah file server merupakan jantungnya kebanyakan jaringan. Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sehingga minimal sebuah file server mempunyai beberapa karakter seperti tersebut dibawah ini :
• Processor minimal 166 megahertz atau processor yang lebih cepat lagi (Pentium Pro, Pentium II, PowerPC).
• Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10 GB.
• Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks).
• Sebuah tape untuk back up data (contohnya DAT, JAZ, Zip atau CDRW). Mempunyai banyak port network kartu jaringan yang cepat dan reliabilitas kurang lebih 32 MB memori.
5.2. Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
5.3. Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara computer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor dan kartu jaringan Token Ring. Berikut akan dibahas beberapa mengenai kartu jaringan.
5.3.1 Ethernet Card/Kartu Jaringan Ethernet
Kartu jaringan Ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konektornya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45.
5.3.2. LocalTalk Card
LocalTalk adalah kartu jaringan untuk komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet di jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini.
5.4. Modem Card
Modem merupakan kependekan dari Modulation demodulation. Alat ini digunakan untuk merubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya.
5.5. Kabel Twisted Pair
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
5.6. Kabel Fiber Optik
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.
5.7. Hub/Konsentrator
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :
a. Biasanya terdiri dari 8, 12 atau 24 port RJ-45.
b. Digunakan pada topologi Bintang/Star.
c. Biasanya dijual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manajemen port tersebut.
d. Biasanya disebut hub.
e. Biasanya dipasang pada rak khusus, yang didalamnya ada bridges, router.
5.8. Repeaters
Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshielded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.
5.9. Bridges/Jembatan
Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan ini. Bridges juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.
5.10. Routers
Sebuah router mengartikan informasi dari satu jaringan yang lain, dia hamper sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal. Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. Ini berarti Router itu :
• Mengatur jalur sinyal secara effisien.
• Mengatur pesan diantara dua buah protokol.
• Mengatur pesan diantara topologi jaringan linier Busa dan Bintang (Star).
• Mengatur pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaksial atau kabel twisted pair.
5.11. Access Point Wifi
Suatu interkoneksi tanpa kabel ke berbagai perangkat, access pint ini merupakan pusat interkoneksi tersebut. Saat ini alat ini sering digunakan sebagai akses internet yang disebut sebagai area hotspot.

MODEL JARINGAN CLIENT/SERVER
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI) dengan server. System client server didefinisikan sebagai system terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis (layanan)
• Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda.
• Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
• Server sebagai provider, client sebagai konsumen.
2. Sharing resources (sumber daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris)
Many-to-one relationship antara client dan server. Client selalu menginisiasikan dialong melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dan client.
4. Transparasi lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan. Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5. Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms.
6. Pesan berbasiskan komunikasi
Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7. Pemisahan interface dan implementasi
Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
Perbedaan Tipe Client-Server
1. File Servers
• File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.
• Untuk sharing file melalui jaringan.
2. Database Servers
• Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server, selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan.
• Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
3. Transaction Servers (Transaksi Server)
• Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine
• Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement.
• Hanya satu permintaan/jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi.
4. Groupsware Servers
• Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working.
• Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, bulletin boards dan aliran kerja.
• Data diatur sebagai dokumen.
5. Object Application Servers
• Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi.
• Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB).
• Client meminta sebuah method pada remote object.
6. Web Application Servers (Aplikasi Web Severs)
• World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
• Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar